ANALISIS PROSES PENGAJUAN DOKUMEN SPB MENGGUNAKAN INAPORNET DI PT PERTAMINA PORT AND LOGISTICS CABANG MAKASSAR

RAMADHANI, INSANI AULIA (2026) ANALISIS PROSES PENGAJUAN DOKUMEN SPB MENGGUNAKAN INAPORNET DI PT PERTAMINA PORT AND LOGISTICS CABANG MAKASSAR. Diploma thesis, Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar.

[img] Text
1. SKRIPSI COVER-DAFTAR TABEL.pdf

Download (262kB)
[img] Text
2. SKRIPSI BAB I.pdf

Download (57kB)
[img] Text
3. SKRIPSI BAB II.pdf

Download (426kB)
[img] Text
4. SKRIPSI BAB III.pdf

Download (245kB)
[img] Text
5. SKRIPSI BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (929kB) | Request a copy
[img] Text
6. SKRIPSI BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (258kB) | Request a copy
[img] Text
7. SKRIPSI DAFTAR PUSTAKA-RIWAYAT HIDUP.pdf

Download (1MB)

Abstract

INSANI AULIA RAMADHANI. "Analisis proses pengajuan dokumen SPB menggunakan Inaportnet di PT.Pertamina Port and Logistics cabang makassar". (Dibimbing oleh Taharuddin dan Asnur ). Penelitian menunjukkan bahwa proses pengajuan dokumen SPB melalui sistem Inaportnet terdiri atas enam tahapan utama yang saling terintegrasi, meliputi: 1) pelaporan kedatangan kapal (Warta Kedatangan), 2) input data keberangkatan (Warta Keberangkatan), 3) pemenuhan kewajiban keuangan (pembayaran PNBP), 4) unggah dokumen pendukung (clearance), 5) verifikasi oleh petugas kesyahbandaran (KSOP), dan 6) penerbitan SPB elektronik (e-SPB) yang dilengkapi dengan tanda tangan digital. Meskipun sistem digital ini mampu mempercepat waktu pelayanan administrasi pelayaran , penerapannya di lapangan masih menghadapi tiga aspek kendala utama: pertama, kendala teknis sistem dan jaringan (gangguan server pusat, pemeliharaan mendadak, penurunan kecepatan akses pada jam sibuk, dan ketidakstabilan internet), kedua, kendala sinkronisasi dan verifikasi data (keterlambatan integrasi data pembayaran PNBP antarinstansi serta ketidaksesuaian input dokumen), dan ketiga kendala sumber daya manusia (SDM) berupa kesenjangan kompetensi teknologi petugas saat terjadi pembaruan fitur sistem. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut difokuskan pada tiga strategi utama: 1) penguatan infrastruktur teknologi melalui penyediaan koneksi internet yang stabil dan jaringan cadangan (backup network) serta peningkatan kapasitas server, 2) penguatan koordinasi dan validasi data secara intensif antarinstansi (KSOP, karantina, dan agen) untuk mempercepat proses verifikasi data, serta 3) penguatan kompetensi SDM melalui program pelatihan operasional fitur sistem secara berkala guna meminimalkan kesalahan input data. Optimalisasi langkah-langkah ini diharapkan dapat meminimalkan waktu tunggu kapal (waiting time) dan mendukung efisiensi operasional logistik pelabuhan secara menyeluruh.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Skripsi
Skripsi > KALK
Divisions: KALK
Depositing User: Unnamed user with email perpustakaan@pipmakassar.ac.id
Date Deposited: 15 Oct 2026 06:49
Last Modified: 15 Oct 2026 06:49
URI: http://repository.pipmakassar.ac.id/id/eprint/1837

Actions (login required)

View Item View Item